Merintis Usaha Penerbitan Buku Mandiri (Self-Publishing)

Di tulisan konten blog pertama saya sudah sampaikan bahwa website ini saya hadirkan untuk memenuhi syarat membuat akun untuk mengurus ISBN di website Perpusnas. Selain itu ada persyaratan lain, yaitu legalitas badan hukum yang memiliki ijin usaha penerbitan buku. Untuk itulah saya mendirikan Perseroan Perorangan. Sejak 28 Februari 2026 terdaftar sebagai PT CAHAYA ILAHI PRESS di Kementrian Hukum Republik Indonesia dengan NOMOR AHU-0126777.AH.01.30. Tahun 2026. Di Surat Pernyataan Pendirian Perseroan Perorangan tertera 4 kegiatan usaha, salah satunya usaha penerbitan buku dengan nomor KBLI 58110.

PT Cahaya Ilahi Press sudah mendapat ijin usaha penerbitan buku melalui sistem online Badan Koordinasi Penanaman Modal dengan Nomor Ijin Berusaha: 28022600712999. Dokumen tersebut dan dokumen pendirian PT akan saya ajukan sebagai syarat membuat akun untuk mengurus ISBN di website Perpusnas. Semoga saja pengajuannya segara disetujui tanpa adanya kendala.

Sebelum merintis usaha penerbitan buku mandiri (self-publishing), saya sudah punya tiga karya buku yang diterbitkan di tiga penerbit.

  1. Khotbah Jumat Moderasi Beragama, diterbitkan Penerbit IPRIJA dengan ISBN 978-623-10-7901-5
  2. Kumpulan 40 Refleksi Jiwa Qurani, diterbitkan Historie Media dengan ISBN 978-634-96716-9-9
  3. Wanita Pilihan, diterbitkan Penerbit Adab dengan ISBN 978-634-289-159-9

Selain tiga karya buku tersebut, saya sudah menyelesaikan 9 karya yang dirilis dalam bentuk buku digital (PDF) tanpa ISBN dan dijual melalui microsite lynk.id/ahmad.rohim. Saya berencana merilis 9 karya tersebut dalam format buku fisik melalui usaha penerbitan buku milik saya sendiri. Untuk itulah saya  mendirikan PT Cahaya Ilahi Press. Dengan mendirikan usaha penerbitan buku mandiri saya bisa menerbitkan buku karya saya sendiri tanpa terlalu tergantung kepada pihak lain.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *